Politisi PAN Kabupaten Bekasi Kecam Pemblokiran Media Online Dakwatuna

262525_ilustrasi-blokir-situs_663_382

Bekasimedia – Pemblokiran 19 media Islam online yang dilakukan oleh kementerian Komunikasi dan Informasi (KEMENKOMINFO) atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendapat kecaman berbagai pihak.

Dua hari belakangan ramai dibicarakan di media sosial soal pemblokiran media Islam online. Bahkan hastag #KembalikanMediaIslam sempat menduduki peringkat teratas di jagat twitter hampir 2 hari penuh. Politisi yang aktif  di dunia maya dan terbiasa menyapa konstituennya pun tak luput memperhatikan dan mengeluarkan pernyataan terkait masalah ini.

Adalah Muhtadi Muntaha, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari fraksi PAN, tokoh yang merupakan alumni dari pesantren At Taqwa, jaringan pesantren terbesar di Bekasi peninggalan pahlawan nasional, almarhum KH Noer Ali, ini menyampaikan kecamannya.

“Media Online “Dakwatuna” yang para ustaz/penceramah menjadikan rujukan untuk “bahan ajaran/ceramah” untuk disampaikan kepada ummat, sekarang ikut diblokir oleh Menteri Kominfo RI. Siaran tivi yang nayangin nangkep setan dibiarin aja. Lah itu Menteri kayak kaga punya atasan yah,”¬† ungkap Putra asli Bekasi ini dalam status facebooknya pada Rabu malam (01/04), jam 21:00 WIB.

Muhtadi Muntaha membandingkan pemblokiran situs Islam dakwatuna.com yang menjadi rujukan para ustaz, penceramah dengan siaran televisi yang menyiarkan tayangan yang kurang ideal.

Dakwatuna.com sendiri adalah salah satu media online dari 19 yang diblokir. Dibandingkan 18 situs lainnya, dakwatuna adalah yang tertinggi pengunjungnya. (eas)

Be the first to comment on "Politisi PAN Kabupaten Bekasi Kecam Pemblokiran Media Online Dakwatuna"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*