Dongeng dan Perkembangan Psikologis Anak

10982_9252_ForHer-Dongeng-Sebelum-Tidu

Dongeng sebelum tidur…

ceritakan yang indah biar ku terlelap..

(Wayang)

Lagu yang familiar di era 90 hingga 2000-an itu, pada sepenggal liriknya bertutur tentang dongeng. Dongeng yang dibacakan atau diceritakan sebelum tidur.

Aktivitas membacakan dongeng kepada anak sebelum tidur di abad ini barangkali sudah langka. Anak malah lebih terbiasa dengan televisi dan gadget sepanjang hari.

Menurut para ahli psikologi, salah satunya menurut Monica Sulistiawati, MPsi, CHt, CGA, Psikolog dari Personal Growth, Jakarta, seperti dikutip dari laman nyata.co.id bahwa tidak ada batasan kapan waktu terbaik untuk mendongeng.

Dongeng dibacakan sebelum tidur karena pada waktu-waktu tersebut kondisi anak cenderung tengah relaks dan pikirannya tidak sedang terbebani. Sehingga diharapkan otaknya akan mudah menyerap teladan dari cerita.

Dongeng memunyai banyak manfaat bagi tumbuh kembang mental dan pola pikir anak.

Apa saja manfaat mendongeng bagi anak?

1. meningkatan daya imajinasi, kreativitas serta membuat anak lebih kritis terhadap masalah di sekitarnya.

2. membantu menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak.

3. menambah pengetahuan

4. memberi keteladanan lewat sikap para tokoh yang diceritakan

5. mendekatkan anak dengan realita kehidupan sehari-hari

6.mendekatkan anak dengan orangtua sebagai pencerita

7. memacu rasa ingin tahu anak akan suatu atau beberapa permasalahan

Dongeng lebih banyak memang hanya berupa cerita fiktif. Malah cenderung di banyak kisahnya diperankan oleh binatang. Oleh karena itu, di samping semua manfaat tersebut, orangtua tetap harus teliti memilih dan memilah dongeng mana yang layak dan tidak layak diceritakan. Pemilihan dongeng juga harus disesuaikan dengan usia.

Di samping itu, orangtua juga harus kreatif dalam penyampaian dongeng. Dongeng yang dikisahkan dengan ekspresif, selain menghibur, juga akan membuat anak menagih kembali kesediaan orangtua untuk mendongeng di lain waktu. (anr/dari berbagai sumber)

Be the first to comment on "Dongeng dan Perkembangan Psikologis Anak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*