Produk IT Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global

Foto 5(1)

 

Bekasimedia (30/03/15) – Produk dan jasa teknologi informasi produk Indonesia mampu bersaing di pasar global. Bahkan mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan produk sejenis dari Eropa.

“Produk Indonesia lebih maju dalam kreatifitas. Sebuah program aplikasi misalnya, tidak hanya terpaku pada fungsi utama produk tersebut tapi juga bisa mempunyai fitur-fitur tambahan yang mempunyai nilai lebih,” kata Latif Gau, Ketua Perwakilan asosiasi Indonesian Global IT atau Indoglobit Eropa, dalam keterangan persnya di Helsinki, Jumat (26/03). Latif memimpin sejumlah perusahaan IT Indonesia yang tergabung dalam Indoglobit dalam acara Indonesia ICT Day untuk mempresentasikan produk dan jasanya kepada 17 perusahaan Eropa di Kantor KBRI Finlandia, Helsinki, Kamis (27/03).

Diterangkan Latif, daya saing produk IT Indonesia lainnya adalah lebih adaptif untuk kustomisasi sesuai dengan kebutuhan konsumen. “Hal itu sulit dilakukan perusahaan Eropa atau Amerika, karena mereka sangat rigid dengan patron yang sudah ada. Selain itu kustomisasi akan menambah biaya SDM untuk pengembangan. Karena SDM mereka sendiri terbatas jumlahnya,” terang pria asli Bugis yang sudah menetap lebih dari 20 tahun di Belanda tersebut.

Sujoko, Research and Development Director PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK), salah satu perusahaan IT Security teknologi anti sadap yang tergabung dalam delegasi Indonesia, mengamini pernyataan Latif. Kemudahan kustomisasi produk, kata dia, merupakan salah satu daya kompetitif produk IT Indonesia dibandingkan dengan perusahan asing.

ICK, misalnya, menawarkan konsep kustomisasi bahkan hingga level algoritma enkripsi dalam produk komunikasi antisadapnya. Jadi jika, calon konsumen memiliki algoritma enkripsi yang dikembangkannya sendiri, algoritma tersebut tersebut dapat ditanamkan dalam produk keluaran ICK. “Produk sejenis dari luar negeri biasanya enggan melayani hal semacam itu. Atau jika mau pun biasanya akan mengenakan biaya pengembangan yang besar,” kata Sujoko.

Indonesia ICT Day di Helsinki yang dibuka Dubes RI untuk Finlandia Elias Ginting merupakan bagian dari dari roadshow promosi produksi dan jasa IT Indonesia di dunia internasional. Sebelumnya kegiatan yang sama dilakukan di Hamburg Jerman ,Jumat (14/3), Brussel Belgia, Senin (23/3) dan Eindhoven Belanda, Selasa (24/3).

Kegiatan roadshow dan pameran ini sendiri terselenggara atas prakarsa Kementerian Perindustrian, Kementriaan Komunikasi dan Informasi, Kementrian Perdagangan, KBRI Brussel, KBRI Den Haag, KBRI Jerman, KJRI Hamburg, KBRI Finlandia, asosiasi Indoglobit dan Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia (IASI) Jerman. (*/eas)

Be the first to comment on "Produk IT Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*