Hydrant Bantu Petugas Pemadam Kebakaran, Namun Masih Ada Yang Mengabaikan

hidrant

Bekasimedia (25/03/15) – Sedikit dari kita yang tahu fungsi pipa berwarna merah yang biasa ada di sudut-sudut gedung berlantai. Adalah hydrant pipa terminal air bertugas mempermudah gerak pemadam kebakaran kala kebakaran terjadi di suatu gedung berlantai. Pihak pengelola gedung belum bisa mendapatkan izin mendirikan bila belum memiliki hydrant. Karenanya ia harus hadir sebagai fasilitas umum pada sudut bangunan tinggi, pertokoan atau ruko dan apartemen.

Tapi sayangnya menurut Kasi Pencegahan Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Subroto mengatakan banyak perusahaan atau pengelola gedung yang abai akan kehadiran pipa hydrant. “Pipa hydrant itu tidak perlu di atas harus di bawah, supaya tidak mengganggu ketika kebakaran itu terjadi kan syukur-syukur ada gorong-gorong itu lebih baik sebetulnya. Di Kota Bekasi memang perusahaan-perusahaan secara umum masih ada yang belum  memenuhi standar kebakaran.”

Lebih lanjut pihak pemadam kebakaran terus melakukan penekanan kepada pihak-pihak pengelola gedung supaya tidak terjadi saat terjadi kebakaran. “Pembuatan hydrant memang cukup tinggi. Itu kan harus ada pompanya, harus ada jaringannya, butuh anggaran yang besar. Karena tidak semerta-merta api itu gede, itu tidak mungkin. Kan dari hal yang kecil. Kalau tidak ada kepedulian, apalagi tidak ada peralatan yang maksimal, apalagi tidak ada  pompa hydrant yang tekanannya maksimal, api pasti besar,” Papar Broto, Senin (23/03) di kantor Dinas Pemadam  Kebakaran Kota Bekasi.

Menurut data dari dinas pemadam kebakaran tahun 2014 lalu terjadi 169 kebakaran, dan awal tahun 2015 sampai dengan bulan maret ini sudah mencapai 12 kebakaran. Lebih lanjut pihak pemadam kebakaran bersama-sama anggota dewan dari Komisi B juga terus mendorong upaya kelengkapan hydrant.  (yp)

Be the first to comment on "Hydrant Bantu Petugas Pemadam Kebakaran, Namun Masih Ada Yang Mengabaikan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*