Workshop Citizen Journalism: Bukan sekadar Teori

Workshop WCJ bukan sekedar teori

Bekasimedia (23/03/15) – Jurnalisme warga atau Citizen Journalism perlahan mulai menjadi tren di dunia pemberitaan masa kini. Berbagai stasiun televisi dan online juga seolah berlomba-lomba memberi tempat bagi warga yang ingin berbagi berita. Hal ini juga didukung dengan semakin canggihnya teknologi. Dengan modal telepon pintar, berita pun bisa langsung dibagi ke khalayak ramai. Baik foto maupun video.

Hal ini pun disadari Bekasimedia.com dengan meluncurkan event perdananya bertajuk Workshop Citizen Journalism di Balai Patriot, kawasan pemerintahan Kota Bekasi pada Sabtu (21/03). Info yang jauh-jauh hari disebar dengan masif di berbagai media, nyatanya mampu menarik seratusan lebih peserta untuk datang dan mengikuti jalannya acara. Tak hanya remaja yang menjadi targetnya, peserta umum pun banyak yang hadir. Tidak cuma warga Bekasi, ada juga peserta dari Bandung dan Depok.

Selain diberikan materi oleh narasumber yang mumpuni dari berbagai media, seperti Kompas TV, RTV dan MNC group, peserta juga langsung melakukan praktik liputan, belajar langsung cara meng-capture sebuah objek, cara mengambil gambar bergerak (video), membuat naskah berita, menjadi pembaca berita hingga tahap editing video.

Komentar positif pun datang dari beberapa peserta. Mereka merasa bahwa workshop semacam itu sangan seru karena peserta bukan hanya duduk dan mendengarkan melainkan langsung mempraktikannya sembari dibimbing oleh mentor yang sudah sangat handal di bidangnya masing-masing.

Sandra, salah satu peserta asal Universitas Bhayangkara, di akun twitter pribadinya @sandrasasi, mengatakan, “biasanya workhsop cuma sekadar diisi materi, sekarang di #WCJ peserta juga praktik langsung.” Di cuitan
selanjutnya ia mengungkapkan harapan agar Workshop Citizen Journalism Bekasimedia bisa diadakan lagi dan lebih seru lagi. (anr)

Be the first to comment on "Workshop Citizen Journalism: Bukan sekadar Teori"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*