Yovita: Cici Jakarta Konsisten Majukan Pariwisata

Bekasimedia. (24/02/15) – Yovita Iskandar, salah satu penerima penghargaan di Koko – Cici Jakarta tahun 2013 ini, bangga dan konsisten melestarikan budaya Tionghoa yang sudah teralkulturasi dengan budaya setempat untuk memajukan pariwisata Jakarta.

Koko Cici

Dari Kiri : Yofita, Anthony Lioe

 

“Jadi mungkin budaya yang kita lestarikan juga merupakan budaya Tionghoa yang sudah teralkulturasi dengan kebudayaan setempat,” Ujar Ci Yovita, membuka perbincangan dengan  Bekasimedia di Kantor PSMTI Pusat, Jakarta Utara, Sabtu (22/02).

Pemilihan Koko Cici memang ditujukan untuk mengangkat potensi budaya dan wisata Tionghoa di Indonesia. “Kita memiliki tiga peran. Duta pariwisata, duta sosial, dan duta budaya Tionghoa,” ujar wanita yang senang dipanggil
Ci Yovita.

Koko – Cici Jakarta, pertama kali dilaksanakan tahun 2002. Sarimun Hadi Saputra, walikota Jakarta Barat waktu itu, turut berperan serta menggagas berlangsungnya event ini. “Memang Bapak Surya dan Ibu Ernawati yang mencetuskan pemilihan pada saat itu. Seperti kita tahu, tahun 1998 ada peristiwa Mei. Nah, pada kesempatan pemilihan ini dicetuskan karena pengen mengembalikan citra baik kota Jakarta,” tuturnya menjelaskan.

Lebih lanjut, wanita yang sedang menyelesaikan studinya di London School of Public Relations Jakarta ini mengakui dirinya memang keturunan asli Tionghoa, tapi Ia lahir di Jakarta dan bangga jadi warga Negara Indonesia. “Karena kita ingin China di Indonesia ini bisa membaur. Kita juga bisa melestarikan budaya kita di Indonesia, khususnya Jakarta,” Ujar Ci Yovita, antusias. (yp)

Be the first to comment on "Yovita: Cici Jakarta Konsisten Majukan Pariwisata"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*