Petasan, Di China Untuk Usir Setan, Di Bekasi Untuk Gelar Hajatan

Bekasimedia (23/02/15) – Bekasi merupakan kota beragam budaya. Mulai dari budaya Betawi, Melayu, Sunda, Arab sampai budaya China hidup dan diterima di Bekasi. Apalagi saat ini, ketika Bekasi menjadi Kota tujuan urbanisasi.

Komarudin Ibnu Mikam, Budayawan asal Bekasi menjelaskan, salah satu budaya China yang ikut menjadi tradisi atau teralkulturasi dengan budaya di Bekasi adalah petasan. Apalagi disetiap Hari Raya Imlek, petasan selalu hadir
mengiringi perayaan.

Petasan
Petasan di dataran China digunakan untuk mengusir setan, iblis, dan makhluk jahat lainnya. Maksudnya untuk mengusir setan yang membawa penyakit dan musibah. “Kayak misalnya petasan itu dari China. Kalau di sana digunakan untuk ngusir setan,” terang Bang Komar saat bekasimedia mewawancarainya di kantor IKA SMAN 1 Bekasi pada Kamis (18/02).

Sementara di Bekasi, kebudayaan Tionghoa ini akhirnya dipakai oleh warga setempat seperti Betawi, Melayu, Sunda dan lainnya dalam acara keramaian, salah satunya untuk hajatan, “Kalau di sini (Bekasi) digunakan untuk komunikasi. Untuk undang acara hajatan. Biar tetangga pada datang. Karena dulu tidak ada hand phone,” Lanjut putra asli Kampung Dua Jakasampurna menjelaskan.

Akulturasi budaya Cina dengan Bekasi atau Betawi itu memang merambah ke berbagai sendi kehidupan. Selagi itu baik dan bermanfaat, tidak ada salahnya untuk dipelihara bersama. (yp)

Be the first to comment on "Petasan, Di China Untuk Usir Setan, Di Bekasi Untuk Gelar Hajatan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*