Shaktar Diuntungkan Kartu Merah Alonso

shaktar2

Akhirnya pertemuan pertama kedua klub digelar di Donbass Arena kandang dari Juara Ukraina Shaktar Donetsk, Klub Ukraina ini memiliki rekor yang cukup buruk ketika harus bertemu tim asal jerman, 4 pertemuan dengan hasil 2 kali imbang dan 2 lainnya berakhir dengan kekalahan. Bayern Munchen pun hanya sekali bertemu tim Ukraina kala itu pada musim 1999/2000, mereka melawan tim yang menjadi seteru Shaktar di Ukraina, Dinamo Kiev dan harus menyerah 2-0.

Guardiola memberi kejutan dengan tidak menurunkan striker timnas Polandia dari awal Robert Lewandowski, mungkin Guardiola mencoba untuk mengacak-ngacak konsentrasi sekaligus menguras stamina dari para pemain bertahan Shaktar Donetsk diawal pertandingan. Bayern Munchen yang menjuarai piala liga Champions 2 tahun lalu tentu menjadi favorit pada perhelatan ini.

Babak Pertama :

Memulai pertandingan dengan formasi 3 – 3 – 4, sejatinya penonton akan menyaksikan aksi dari para punggawa wakil Bundesliga itu dilini depan, tetapi melihat sejarah kepelatihannya Guardiola bisa saja mengubah formasinya dengan sangat cepat mengingat Bayern Munchen diisi para pemain serbabisa disetiap posisinya. Baru memasuki menit kedua, dribble Arjen Robben dari sisi kanan pertahanan Ukraina yang langsung menusuk kedalam dan
kemudian melihat rekannya Schweinsteiger sedang tidak terkawal, Robben memilih untuk mengumpannya, sayang Schweinsteiger tidak siap dan membuang peluang.

2 menit kemudian Shaktar mendapatkan tendangan bebas di samping kanan kotak 16 besar, sayang tendangan dari Luiz Adriano melambung tinggi. Pemain Bayern Munchen terlihat sangat nyaman memainkan bola walau tekanan pendukung tuan rumah begitu kuat. Menit ke 11, usaha Arjen Robben yang dengan mudah melewati satu pemain belakang Shaktar diakhiri umpan indah kearah Muller yang disalah artikan oleh Muller, sayang tidak menghasilkan
apa-apa.

Rafinha yang terlihat frustasi saat mengawal Taison melakukan tindakan ceroboh, Ia melakukan tekel saat Taison masih berjarak 50M dari gawang Munchen, kartu kuning pun melayang. Berjarak beberapa menit kemudian, Alex Terreira yang mencoba menembus 3 bek Bayern Munchen terpaksa dijegal oleh Alonso yang kemudian juga dihukum wasit dengan kartu kuning keduanya dipertandingan tersebut. Namun babak pertama tetap berakhir dengan skor kacamata

Babak Kedua :

Babak kedua diawali usaha dari Thomas Muller yang berusaha mengelabui pemain Sakhtar dengan triknya, sayang untuk kesekian kalinya usahanya gagal. Lewandowski yang menjadi opsi satu-satunya di sektor penyerangan
Bayern Munchen tinggal menunggu waktu untuk dimainkan Pep, karena terlihat jelas raut frustasi dilini depan Bayern.

Ribery dan Douglas Costa yang sejak awal pertandingan berlangsung sering terlibat kontak fisik berakhir dengan terbangnya sikut Douglas Costa ke wajah Frank Ribery, Boateng yang melihat kejadian tersebut langsung menghampiri wasit seraya melakukan protes. Pelanggaran yang berpotensi dengan kartu merah itu hanya dihadiahi kartu kuning kepada pemain Shaktar asal Brazil Douglas Costa.

Fans Shaktar terus riuh dan meramaikan stadion, walaupun timnya terlihat kesusahan untuk menghadapi serangan bertubi-tubi dari anak asuh Pep Guardiola, di babak ini Shaktar terlihat lebih nyaman untuk bermain di pertahanannya sendiri.

Ribery yang sudah terjebak offside menembak bola dengan tidak terarah, umpan satu dua yang biasa mereka peragakan terlihat tidak bekerja. Alonso yang terlihat kesusahan mengawal Alex Tereirra terpaksa harus menahan laju pemain tersebut dan harus diusir wasit setelah mendapatkan kartu kuning keduanya.

Setelah kartu merah Alonso, Shaktar melihat adanya kesempatan untuk mempu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan, fans Shaktar pun terlihat sangat bersemangat sekali, mereka bernyanyi dan berteriak tanpa henti, dan tiba tiba hasil imbang akan menjadi hasil yang sangat ideal bagi Bayern Munchen.

Melihat timnya kekurangan pemain bertahan Pep Guardiola berinisiatif memasukkan Holger Badstuber menggantikan Thomas Muller yang relatif bermain biasa saja. Nampaknya Guardiola tidak akan memasukkan nama Lewandowski mengingat kerapuhan pertahanan mereka. tetapi bukan Guardiolanya namanya kalau tidak membuat kejutan, ia memasukkan mantan pemain Dortmund dengan mantan pemain Dortmund lainnya, Robert Lewandowski masuk menggantikan Mario Gotze.

Sayang, Bayern yang sudah terlebih dahulu kekurangan pemain akibat kartu merah Xabi Alonso tak mampu membuat ancama berarti setelah memasukkan nama Robert Lewandoksi ke arena pertarungan. Schweinsteiger yang frustasiĀ  membuat keputusan bodoh dengan mendorong Wellington Nem yang berujung dengan kartu kuning, hingga akhir pertandingan tidak ada usaha yang berarti dari kedua tim dan akhirnya pertandingan di Donbass Arena berakhir imbang 0-0.

Shaktar Donetsk : Pyatov, Shevchuk, Rakitsky, Kucher, Srna, Fred, Fernando, Douglas Costa (78′ Marlon), Taison (84′ Wellington Nem), Luiz Adriano (89′ Gladky)

Bayern Munchen : Neuer, Rafinha, Boateng, Alaba, Alonso, Schweinsteiger, Bernat, Gotze (75′ Lewandowski), Robben, Muller (70′ Badstuber), Ribery

Kartu Kuning : Shaktar Donetsk (Srna, Costa, Fred) Bayern Munchen (Rafinha, Boateng, Schweinsteiger, Alonso)

Kartu Merah : Bayern Munchen (Alonso). (Frb)

Be the first to comment on "Shaktar Diuntungkan Kartu Merah Alonso"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*