Ali Anwar: Bekasi Masih Kurang Ruang Terbuka Hijau

Bekasimedia (17/02/15) – Kota Bekasi memasuki usianya yang ke 18. Kota ini kini sedang dihadapkan pada dilema dalam perkembangan tata kotanya. Di satu sisi pembangunan jalan layang atau fly over, pembangunan hotel, mall, pusat pertokoan membuat Bekasi mengarah ke kota modern. Namun, sayangnya di sisi lain tidak diimbangi dengan ruang terbuka hijau yang memadai.

 

RUANG TERBUKA

“Pemerintah mengklaim masih sekitar 11% (Ruang Terbuka Hijau),” ujar Ali Anwar, sejarawan yang juga alumni Sejarah UI ini menanggapi pesatnya pertumbuhan kota.

Lebih lanjut Bang Ali mengungkapkan, “Ruang Terbuka Hijau yang saya sebutkan itu memang amat sedikit. Tapi 11% itu lebih bagus dibanding Bogor yang Cuma 6%. Hanya saja kan kelebihan Bogor itu daerahnya dia lebih sejuk, sehingga jadi terkesan tanamannya banyak.”

Ruang terbuka hijau atau RTH merupakan ruangan memanjang atau mengelompok yang digunakan untuk tempat tumbuh tanaman alami maupun buatan. Menurut Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup, idealnya ruang terbuka hijau itu 30% dari luas wilayah kota. Penyediaan RTH juga sangat diperlukan untuk mengendalikan air larian. Apalagi intensitas curah hujan yang tinggi, RTH mutlak dibutuhkan guna penyerapan air hujan. (yp)

Be the first to comment on "Ali Anwar: Bekasi Masih Kurang Ruang Terbuka Hijau"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*