Kenali Gaya Belajar Anakmu!

Semua anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing. Begitupula dengan cara anak mempelajari sesuatu.Cara anak belajar, bermacam-macam. Untuk bisa membuat anak senang belajar, orang tua perlu mengenali gaya belajarnya. Permasalahannya, bagaimana cara mengenali gaya belajar anak ? Saya akan coba bahas dalam artikel ini.

116201511038

Cara paling mudah untuk mengenali gaya belajar anak adalah mencari tahu apakah ia termasuk auditori, visual, atau kinestetik. Secara umum pada saat baru dilahirkan, setiap anak akan lebih banyak belajar secara kinestetik. Setelah itu ia akan lebih aktif auditorinya baru yang terakhir penglihatan.

Pada saat anak berusia 4 tahun, baru mulai tampak salah satu gaya belajarnya yang paling dominan. Lalu bagaimana cara mengetahui gaya belajar anak ?

Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak anak bermain puzzle. Ketika mulai bermain puzzle, anak visual akan mengamati gambar jadinya, auditori akan melihat aturan permainan, sementara kinestetik akan langsung bermain saja. Bermain puzzle bisa membuat kita sebagai orang tua mendapat petunjuk tentang gaya belajar yang sesuai dengan anak. Jika belum terlihat saat bermain puzzle, cara lainnya adalah memperhatikan gerak-geriknya saat berkomunikasi dengan anak.

Misalnya saat berkomunikasi dengan anak pertama saya, Raja, saya jadi tahu kalau gaya belajar dia kinestetik. Dari mana saya tahu? Ketika berbicara, Raja biasa menggerak-gerakkan kakinya. Ia juga lebih nyaman ketika belajar sambil makan. Ketika berbicara dengannya, saya akan menyesuaikan diri. Saya akan ikut menggoyangkan kaki, biasanya setelah beberapa saat ia akan diam sendiri karena melihat lawan bicara menyesuaikan diri dengannya.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah memperhatikan saat anak mengingat sesuatu. Ketika mencoba untuk mengingat sesuatu, tipe auditori akan menggerakkan matanya ke kanan-kiri. Sementara itu tipe kinestetik bergerak ke atas-bawah. Sedangkan bagi tipe visual, kita bisa melihat dari gaya hidupnya yang biasanya lebih rapi dibandingkan saudara-saudaranya.

Untuk memastikan ketepatan gaya belajar, tentu perlu dibicarakan dengan anak itu sendiri. Misalkan ketika kita memperhatikan bahwa gaya belajar anak kita auditori, tanya saja pada anak, “Ayah/Ibu perhatikan kamu paling suka kalau belajar sambil mendengarkan musik, tampaknya gaya belajar kamu auditori. Benarkah itu,?” Jawaban dari anak akan memberikan umpan balik yang membuat kita sebagai orang tua menjadi lebih memahami anak.
Selamat mengenali anak Anda lebih dalam !

Kang Iman
Praktisi Terapi/Konsultan Keluarga dari Bandung
Menghabiskan masa remaja di Bekasi

Be the first to comment on "Kenali Gaya Belajar Anakmu!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*