Darimanakah Asal Muasal Payung ?

Musim hujan telah tiba, saat yang paling tepat untuk membawa payung kemanapun kita pergi. Payung memang menjadi teman setia saat musim hujan maupun untuk menahan terik matahari saat musim kemarau.Tahukah anda,
darimanakah payung ini berasal ?

Payung atau Umbrella dalam bahasa Inggris ternyata berasal dari bahasa latin Umbra, yang berarti bayang-bayang. Konon payung ditemukan pada 4000 tahun silam. Pada mulanya payung hanya digunakan untuk menahan paparan sinar matahari dan tidak bisa dibawa kemana-mana. Payung jenis ini lebih dikenal dengan istilah parasol.

IMG-20150211-WA0003

Sampai akhirnya bangsa China berhasil membuat payung yang berfungsi juga sebagai pelindung terhadap air hujan. Mereka berhasil memanfaatkan lilin dan lak sebagai pelapis kertas agar payung kedap terhadap air hujan.

Pada abad ke-16, payung mulai populer di daratan Eropa, namun pada masa itu, payung dianggap sebagai aksesori kaum hawa saja. Sehingga hampir tidak ada kaum pria yang memakainya.

Seorang penulis berkebangsaan Persia, Jonas Hanway (1712 – 1786) ikut mempopulerkan payung untuk dipakai juga oleh kaum pria. Jonas sering membawa payung di depan publik dengan percaya diri, sejak itulah payung akhirnya dipakai juga oleh kaum pria.

Sebelum ditemukannya payung dari rangka besi oleh Samuel Fox pada tahun 1852, payung-payung kuno terbuat dari kayu dan tulang ikan paus yang di balut kain kanvas dan diberi sentuhan seni dengan gambar warna-warni.

Kini, gagang payung juga terbuat dari plastik, lebih bervariasi dengan corak, warna dan bentuk yang menawan. (mk)

*dari berbagai sumber

1 Comment on "Darimanakah Asal Muasal Payung ?"

  1. Itu cakep banget bro, eh payungnya maksud kita 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published.


*