PUJAN69A; Band Asal Bekasi Yang Siap Warnai Musik Indonesia

Bekasimedia (10/02/15) – Minggu malam lalu (08/02) setelah magrib, Kantor Bekasimedia di Jl. Kenari No.110 Bekasi Timur kedatangan tamu spesial, anak-anak muda asal Bekasi yang tergabung dalam grup band PUJAN69A.

Pujan69a

Band yang satu ini telah menjajal blantika musik Indonesia melalui single berjudul “penyesalan” dan telah diluncurkan serta bisa dinikmati via RBT.

Pujan69a (dibaca: pujangga), nama yang unik untuk sebuah band beraliran Pop Melayu, lahir dari kegemaran dan hobi bermusik dari masing-masing awak bandnya. Angka 69 sengaja dipakai sebagai
ikon band agar lebih terlihat eye catching.

Berawal dari ajakan Zay alias Karta Wijaya, kepada teman-temannya untuk manggung di sebuah acara. Zaw, Oguy dan Opay menyanggupi tantangan itu.
Kebetulan mereka bertiga juga memiliki keahlian bermusik yang cukup lumayan.

Gayung bersambut, keserasian antar mereka terjalin, “road show” dari panggung ke panggung adalah langkah awal mereka hingga akhirnya tercipta sebuah single berjudul “penyesalan“.

“Persis awal tahun 2008 kita memulai band ini,” kata Zay, penggagas sekaligus manajer Pujan69a.

Band ini juga telah memiliki akun twitter, @pujan69a _band untuk menyapa penggemarnya yang mulai tersebar di seluruh Indonesia.

“Kita berharap bisa mengangkat nama Bekasi melalui band ini,” Ungkap Phay, selaku vokalis Pujan69a menuturkan dengan penuh semangat.

Phay memiliki vokal yang sangat khas dengan kebutuhan industri tarik suara saat ini. Selain vokal, kegemarannya bermain gitar dan drum sudah lebih dulu mengawali proses karir musiknya.

Harmonisasi tembang-tembang Pujan69a dilantuni lewat permainan bass Andika Rahayu, pemuda berkulit sawo matang yang biasa di panggil Zaw. Selain kegemarannya melahap makanan, Zaw juga tergolong musikus yang doyan melahap hampir seluruh jenis musik; dangdut, pop, rock sampai musik melayu.

Berbeda lagi Oguy atau Inge Kharis sudah mendengarkan musik 80an ketika masih duduk di bangku SD. Mantan vokalis beraliran Japan Pop ini justru menjadi drummer di band Pujan69a.

Sedangkan Santo atau Irwan Susanto, pemuda berkulit putih ini bertemu dengan Phay saat bekerja sebagai karyawan di Jakarta. Phay merekrut Santo kedalam band sebagai lead dan rhytm. Santo juga mendapat tugas sebagai peramu syair di band
ini.

Ada satu lagi sebenarnya yang berperan di band ini. Nama panggilannya Ade Alam atau mbah dukun ex-manager band ini. Menurut teman-temannya, Ade cukup berperan dengan kemampuan diplomasinya dalam menembus pengusaha industri
musik.

Pujan69a sempat mengharumkan nama baik Bekasi dengan meraih juara III stival budaya Kemenpora RI pada bulan Desember 2013.

“Pujan69a adalah orang yang pandai merangkai kata-kata menjadi indah. Pujan69a itu bagi kita sebuah do’a, kita berharap dengan menggunakan nama itu, lagu-lagu kita akan diterima masyarakat dan akan terdengar indah, seperti syair para punjangga,” pungkas
Phay Sang Vokalis. (DNS/RY)

Be the first to comment on "PUJAN69A; Band Asal Bekasi Yang Siap Warnai Musik Indonesia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*