Budayawan Bekasi: 107 Benda Cagar Budaya Belum Terurus

Abdul-Khoir-Bekasimedia

Bekasimedia (09/02/15) – Banyak masyarakat Bekasi yang belum tahu, diduga ada 107 Benda Cagar Budaya di Kota ini yang belum diurus dengan baik, “menurut catatan saya ada 107 loh, benda yang diduga cagar budaya,” ujar Abdul Khoir, Budayawan asal Bekasi saat ditemui tim *Bekasimedia* di kampus Universitas Islam 45 Bekasi (UNISMA BEKASI) pada kamis (05/02).

Dosen dari kampus UNISMA inipun menyayangkan, karena memasuki usia ke-18, Kota Bekasi belum ada peraturan atau regulasi yang mengatur cagar budaya, “sejatinya memang, kalau pemerintah cukup kuat menjaga cagar budaya di kota Bekasi, segera itu dibahas dan ditetapkan regulasinya dulu cagar budaya. Sehingga pemerintah berkewajiban untuk menjaga melalui mekanisme tim ahli. Karena akhirnya tergerus dengan pembangunan dan *developer* atau pengembang tidak tahu mana ini cagar budaya atau bukan.”

Abdul Khoir menuturkan, diduga 107 Benda Cagar Budaya itu antara lain; Gedung Pak-Pak yang ada di Jalan Juanda, Gedung Kongsi yang terletak di belakang Kapolres Bekasi, sebagian kecil dari kantor Kodim, Tugu-tugu Monumen, Tugu Agus Salim, Tugu Perjuangan, dan Tugu Rakyat Bekasi Alun-alun.

“Cagar Budaya ada kelasnya, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Cagar budaya kelas A yang menetapkan atau meregister adalah kementrian kebudayaan. Kelas B bisa ditetapkan ditingkat provinsi dan kelas C ditingkat wilayah kota dan kabupaten,” pungkas Abdul Khoir, dosen di kampus Universitas terbesar di Bekasi.  (yp)

1 Comment on "Budayawan Bekasi: 107 Benda Cagar Budaya Belum Terurus"

  1. mantabs bisa jadi objek wisata tuh Bekasi!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*