Anandeiva Amanda: Dapat Tambahan Uang Jajan dari Menulis

20150208_173318-1

Bekasimedia (08/02/15) – Anandeiva Amanda, remaja puteri berusia 15 tahun ini memang gemar menulis. Meski malu-malu, Ia mengaku, kalau dari hasil menang lomba menulis atau saat karyanya diterbitkan, bisa menambah uang sakunya.

Siswi kelas X SMAN 8 Bekasi ini begitu semangat saat menceritakan tentang kegemaran menulisnya. Baginya, menulis adalah kegiatan yang asyik.

“Menulis itu membuat kita bebas. Membuat kita seperti punya dunia sendiri,” ucap Manda, begitu ia biasa disapa saat ditemui Bekasimedia di rumahnya, di komplek Bank of Tokyo, nomor A/24, Jatimakmur, Pondok Gede pada Minggu sore (08/02)

Berbicara masalah kegemaran menulis, gadis kelahiran tahun 1999 ini mengaku sudah sejak kelas enam SD senang menulis curhatan di diary. Dan sejak kecil memang sering dibacakan dongeng oleh ayahnya.

Saat kelas enam SD itu ia tertarik menulis karena dipinjami kumpulan cerpen Kecil-kecil Punya Karya milik sahabatnya.

“Baru beberapa detik lihat, baca, aku ngerasa pengen juga nulis kayak begini,” Manda menceritakan dengan semangat.

Manda juga selalu merasa terkejut saat karyanya diterbitkan, mengingat sudah hampir sepuluh kali ia mendapat penolakan juga gagal menang lomba. Juga karena ia merasa karyanya biasa-biasa saja.

Untuk mengasah kemampuan menulisnya, beberapa komunitas menulis baik di dunia maya maupun di dunia nyata Manda ikuti. Karena itu, ia sering berkesempatan bertemu dengan para penulis terkenal antara lain, Ahmad Fuadi, Handoko F. Zainsam, Joko Lelono, Reni Erina, Mayoko Aiko, serta Ari Keling.

Puteri pasangan Edy Santoso dan Raden Kusdini Nurdiyati ini kemudian menunjukkan karya-karyanya. Antara lain cerpen berjudul Blackberry yang Tertukar, terkumpul dalam antologi Ice Cream Festival, diterbitkan Dar! Mizan,  tahun 2012.

Cerpen kedua berjudul Mengenal Batik, Yuk! terkumpul dalam antologi 20 cerpen Pemenang Lomba Cerpen Kebudayaan Nasional, diterbitkan oleh Dar! Mizan tahun 2012. Komik Seri Kemal dan Putri yang berisi dua cerita bergambar berjudul Cute Matryoshka dan  Minuman Penyegar Ayu, diterbitkan oleh Muffin Grafis tahun 2013.

Pada tahun 2014, cerpen remajanya yang berjudul Stalker Lovers dimuat di tabloid Gaul. Dan sekarang ini, ia tengah menulis novel bergenre fantasy.

Mengenai dukungan orangtua, Manda mengatakan bahwa orangtuanya selalu mendukung meski awalnya sempat kaget dengan bakat menulisnya.

“Biasanya kalau aku ikut workshop menulis gitu Ayah yang nganterin ke mana-mana. Paling jauh pernah di Anyer,” ungkap Manda.

Meskipun karya-karyanya sudah bisa ditemukan di toko buku, Manda mengatakan kalau teman-teman dan guru-gurunya tidak tahu kalau ia sudah banyak menerbitkan karya.

“Aku sih, nggak terlalu menonjolkan kalau aku seneng nulis, ya. Biarin aja nanti juga mereka tahu sendiri. Kalau nggak, ya aku sodorin bukuku terus minta pendapat. Nah dari situ baru, deh, mereka tahu,” tutup Manda
kemudian. (Anr)

Be the first to comment on "Anandeiva Amanda: Dapat Tambahan Uang Jajan dari Menulis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*