Blues, Musik Rintihan Budak Amerika Yang Mendunia

Lahir dari senandung melankolis penuh rintih dan kesedihan kaum budak di Amerika, senandung “Blues” kemudian mencuri perhatian tuan-tuan tanah, penguasa ladang perkebunan – bangsa kulit putih di North Mississipi – Amerika Serikat. Narasi sederhana dan teriakan-teriakan lantunan senandung bertema “mimpi buruk dan kesedihan” adalah hiburan ketika para budak kulit hitam saat rehat dalam pekerjaan.

Menurut Sesepuh musik ini, Blues adalah :

“ The Blues… it’s 12-bar, bent-note melody is the anthem of a race, bonding itself together with cries of shared self victimization. Bad luck and trouble are always present in the Blues, and always the result of others, pressing upon unfortunate and down trodden poor souls, yearning to be free from life’s’ troubles. Relentless rhythms repeat the chants of sorrow, and the pity of a lost soul many times over. This is the Blues*,” ((The black composer W.C. Handy thebluehighway.com (1873-1958))

“Blues itu 12-bar, melodi “minor” bertema spiritual dan pujian, menyatu bersama kesedihan dalam pengorbanan diri. Nasib buruk dan masalah selalu hadir dalam “Blues”, serba tertindas, tertekan di atas ketidak beruntungan dan jiwa-jiwa yang tertindas, meneriakkan kebebasan dalam masalah hidup. Irama tanpa henti tentang kesedihan dan jiwa yang bernasib malang. Inilah Blues,” ungkap Komposer Kulit Hitam W.C. Handy (1873-1958). Seperti dikutip dari situs www.history-of-rock.com

“Ada yang menulis, sesungguhnya semua musik berhutang budi pada Blues,” tutur Beben, gitaris B.I.R, band beraliran Blues dan Jazz, di sela performanya di Copper Cafe kawasan Galaxy Bekasi Selatan pada (26/01).

Menurut Beben, musik blues hadir ketika era musik Klasik mulai memudar akhir tahun 1619 M, kemudian menjadi embrio bagi kelahiran dan perkembangan musik modern lainnya di dunia barat hingga dunia luas seperti : Jazz, Rock n Roll, Alternatif dan lain-lain.

blues01
“Dulu disebut ‘work song’ kalau di sini tembang-tembangan gitu, sebagai penghibur, tembang ini berasal dari tangga nada orang kulit hitam,” ulas Beben menjelaskan tentang sejarah singkat Blues.

Kehadiran musik Blues di Bekasi sudah dimulai sejak 6 tahun yang lalu, ketika Beben mencoba hijrah dari komunitas yang sama di daerah Ciputat Jakarta. Animo kegemaran masyarakat Bekasi terhadap musik Blues sudah terealisasi selama tiga bulan terakhir ini, Beben beserta kawan komunitas lainnya menggelar ini sebagai bentuk apresiasi terhadap seni yang memiliki nilai. (RY)

Be the first to comment on "Blues, Musik Rintihan Budak Amerika Yang Mendunia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*