Pemerintah Kota Bekasi Meresmikan Bank Sampah

Wawalkot meresmikan GB-Martono

Bekasimedia (01/02/15)- Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu meresmikan Bank Sampah Gamprit Berseri. Peresmian Bank Sampah dilakukan pada hari sabtu, 31 januari 2015 pukul 13.30 siang di, RT 5 RW 14 no. 41, kelurahan Jatiwaringin, Pondok Gede.

Bank sampah BJ-Martono

Martono Konseptor, kiri foto

 

Peresmian juga dihadiri oleh ketua RT, RW dan Lurah setempat. Martono – Sang Konseptor awal pembentukan bank Sampah – yang diwawancarai Bekasimedia, mengungkapkan, bahwa ide awal pembentukan Bank Sampah tersebut adalah atas ide bersama tokoh masyarakat setempat. Dengan pencetus ide pertama, Budiyanto (40), pemilik rumah yang kini dijadikan bank sampah.

Untuk menyusun konsepnya, sekaligus untuk belajar pengelolaan sampah, Martono berkunjung ke Bank Sampah Bintara Jaya di RW 2. Lalu sebulan kemudian Martono dan rekan-rekannya berkumpul untuk menyusun konsep dan menentukan waktu peresmian di tanggal 31 Januari 2015.

“Untuk awal, kami menampung hanya jenis sampah kering dari warga secara gabrukan (campuran) lalu di bank sampah kami pilah. setelah terkumpul banyak sebagian untuk kreasi barang bekas.

Sisa seluruhnya dijual ke pengepul, kedepannya, kami juga menerima sampah basah untuk dibuat menjadi kompos. Harapannya seluruh sampah dari rumah kami tampung secara keseluruhan. Hasil kreasi sampah dan kompos dijual saat bazaar di Jatiwaringin,” tutur Martono saat ditanya mengenai proses pengolahan sampah
di bank sampah nantinya.

Respon masyarakat akan keberadaan bank sampah Gamprit Berseri ini cukup baik. “Bahkan ada satu ibu-ibu yang bersedia jadi relawan bank sampah. Ada juga masyarakat yang langsung menjadi nasabah dengan langsung menyetorkan sampah,” lanjut Martono.

Bentuk bantuan dari pemerintah sendiri adalah disediakannya mesin pencacah serta baktor.
Di hari peresmian, langsung terkumpul sampah kering sebanyak 20 Kg. Saat ditanya mengenai tujuan dibentuknya bank sampah Gamprit Berseri ini, Martono mengungkapkan bahwa ini adalah bentuk kontribusi nyata ke lingkungan terutama masalah sampah yang sudah menjadi masalah nasional.

Selain itu juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. “Anda bayangkan nanti warga bisa beli sembako pakai sampah, bayar anak sekolah pakai sampah, beli sayuran, pinjam uang bayar pakai sampah,” ujar Martono.

Kepengurusan bank sampah Gamprit Berseri layaknya perusahaan profesional.  Antara lain, Nono Suherman selaku penasihat, Martono selaku direktur, Istidlal selaku manajer marketing dan beberapa staff lainnya.

Fokus awal Bank Sampah Gamprit Berseri memang hanya di RW 14, namun tidak menutup kemungkinan untuk menerima nasabah dari kelurahan Jatiwaringin nantinya. Bank Sampah Gamprit Berseri sudah aktif dan bisa melayani nasabah dan calon nasabah setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00-15.00. (Anr)

1 Comment on "Pemerintah Kota Bekasi Meresmikan Bank Sampah"

  1. Salut untuk Bapak Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang menggalakkan gerakan Bank Sampah ini sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitar untuk berperan aktif mengelola sampah dengan baik.

    Untuk itu, gerakan ini kiranya dapat merambah wilayah kami Pa Walikota dan Pa Wakil Walikota, kampung kami rindu untuk menjadi kampung yang bersih dan hijau Pa. Bagaimana caranya untuk gerakan Bank Sampah itu dapat dilaksanakan di kampung kami.

    Kami tunggu arahan dan pesan dari Pa Walikota dan Pa Wakil Walikota.

    Terima kasih.

    Salam Hormat,

    Warga Jatiwaringin.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*