Sejarawan Bekasi Tegur Pem-bully Di Media Sosial

image

Bekasimedia – Selasa (13/1/15),  Ali Anwar, Sejarawan asal Bekasi melalui akun Facebooknya menegur pem-Bully Bekasi dengan fakta Sejarah pada Minggu 11 Januari 2015.

“Hai pem-bully Bekasi, sudah teramat banyak darah tumpah di Tanah Patriot ini,“ komentar lelaki kelahiran Bekasi 12 Januari 1960 di kolom akunnya. Dua klip foto tua dilampirkan sebagai penjelas, Bekasi punya sejarah patriotisme yang tinggi.

“Sebanyak 26 tentara sekutu-inggris dibunuh dan dikubur pejuang di belakang tangsi polisi Bekasi, Desember 1945,” ujarnya menjelaskan cerita dari salah satu foto yang telah diunggah.

Alumnus Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UI ini kembali menegur dengan tegas dan menyebut tokoh-tokoh yang telah mengangkat nama Bekasi seperti,  Chairil Anwar, Ismail Marzuki, Moeffreni Moekmin, Sambas Atmadinata, Rosihan Anwar hingga Alex Mendur danFrans Mendur.

Teguran ini terkait dengan Bekasi yang kembali di bully di media sosial. Tak tanggung-tanggung, kali ini pemicunya adalah iklan Indosat yang menyatakan bahwa berlibur ke Australia jauh lebih mudah daripada ke Bekasi.

Ali Anwar sendiri adalah putra Bekasi yang konsentrasi mendalami sejarah dan kebudayaan Bekasi. Telah banyak karya literatur tentang Bekasi yang lahir dari buah pemikirannya. (RY)

Be the first to comment on "Sejarawan Bekasi Tegur Pem-bully Di Media Sosial"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*