Seminar Parenting, Saatnya Menjadi Orang Tua Yang Kreatif

Seminar-Parenting-bekasimediaGerakan Peduli Remaja (GPR), Ahad, 14 Desember 2014 mengadakan “Seminar Parenting” di Ruang Kantor Pesantren Entrepreneur Summarecon Bekasi. Seminar yang dimulai pukul 09.00 wib ini, dibuka oleh Deddy Rachman, seorang trainer. Materi pertama oleh Suci Susanti, yang lebih akrab dipanggil Bunda Suci, membahas tentang “Membentengi Anak dari Perilaku Menyimpang”.

Apa saja perilaku menyimpang itu? “Penyimpangan-penyimpangan itu disebabkan oleh rokok dan narkoba. Karena dari situlah timbul bentuk penyimpangan lain seperti tindak kriminal, pencurian, penodongan, dan lain-lain.” Tukas Bunda Suci, Ibu satu anak yang juga Ketua GPR ini.

“Apa saja penyebab dari penyimpangan-penyimpangan itu?” Lanjut Bunda Suci, “Di antaranya adalah salah pilih teman, tidak adanya pendalaman agama, dan kelalaian orang tua.” Bunda Suci menjabarkan bahwa kebanyakan penyimpangan anak timbul karena sifat orang tua yang emosional, otoriter, underestimate, over protective, mengejar obsesi, dan lain-lain.

Pemateri kedua, Wylvera Windayana, yang menyampaikan “Bagaimana Menumbuhkan Minat Baca dan Menulis pada Anak” juga menerangkan banyak hal. “Mengapa kita harus membaca?” Tanyanya, “Karena buku bisa menjadi media interaksi antara orang tua dan anak, untuk melatih indera penglihatan dan pendengaran, mengajak anak berpikir kreatif, dan menempatkan fungsi buku sebagai hiburan yang mengasyikkan.” Papar Ibu yang juga seorang pemimpin redaksi ini.

Dalam kesempatan ini, Bunda Wiwi, panggilan akrabnya, menjelaskan beberapa dampak positif kemampuan menulis pada anak. “Beberapa di antaranya adalah meningkatkan rasa percaya diri, menambah penguasaan terhadap konsep bahasa, huruf, tulisan, dan hal-hal yang terkait, serta membantu menuangkan ekspresi sebagai bentuk lain dari komunikasi lisan.” Tukas Ibu dari Yasmin Amira Hanan dan Darryl Khalid Aulia, yang juga berprofesi sebagai penulis.

Pemateri ketiga, Reni Nurlela, atau yang lebih dikenal dengan Reni Rudiyanto, diambil dari nama suaminya, menjelaskan tentang “Menjadi Orang tua dan Pendidik yang Kreatif dengan DOMAIN”. DOMAIN adalah Dongeng, Musik dan Bermain. Dalam seminar ini Kak Reni menjabarkan 9 kecerdasan majemuk. “Sembilan kecerdasan majemuk pada anak yakni kecerdasan verbal, logika matematik, visual spasial, musik, naturalis, intrapersonal, interpersonal, intuisi dan kecerdasan kinestetik.

Kak Reni juga menerangkan bagaimana berdongeng dengan teknik-teknik yang baik. Di antara teknik-teknik itu adalah teknik vocal, yaitu dengan kekuatan, volume besar dan kecilnya suara, artikulasi (pengucapan kata yang baik dan jelas), inflection (perubahan warna secara drastis) dan lain-lain. Sedangkan dalam teknik gerak, yaitu gerak halus (ekspresi) seperti tersenyum, menangis, melucu, meledek, jelek, cantik, bingung, dan lain-lain. Juga gerak kasar yaitu gerak kecil tanpa sadar atau spontan, gerak besar yang kita sadari, gerak berpindah, dan cara berjalan.

Uniknya, ketiga pemateri Seminar Parenting ini sama-sama berpesan, jadilah orang tua yang bisa memberi contoh, bukan hanya sekedar menyuruh. Bunda Suci menekankan agar, “Jangan hanya menyuruh anak untuk shalat, tapi berilah contoh. Jadilah orang tua yang mengajak shalat anaknya.” Bunda Wiwi berpesan, “Tanamkan dan tumbuhkan minat baca melalui contoh, pilih cerita dengan pesan moral yang sederhana, luangkan dan pilih waktu yang tepat, juga konsistenlah melakukannya.” Kak Reni pun berpesan, “Jika bapak ibu ingin menjadikan anaknya kreatif, maka jadilah orang tua yang kreatif.”

1 Comment on "Seminar Parenting, Saatnya Menjadi Orang Tua Yang Kreatif"

  1. Mantab..importan event for parent! Must wach

Leave a comment

Your email address will not be published.


*