Aleg Kurniawan Serius Perjuangkan Pembangunan Bekasi Timur

IMG-20141211-WA0002BEKASI TIMUR – Setelah beberapa bulan dilantik dan bekerja sebagai anggota dewan, wakil rakyat DPRD Kota Bekasi bulan desember ini memasuki masa reses. Muhammad Kurniawan, salah satu anggota komisi  B dari fraksi PKS mengisi reses dengan mengunjungi kantong-kantong kuonstituennya.

Pada rabu malam tadi, Muhammad Kurniawan atau yang lebih dikenal dengan panggilan Maskoer mengunjungi pertemuan warga di kelurahan Duren jaya Bekasi Timur. Dalam pertemuan yang dihadiri warga dan tokoh masyarakat setempat itu, Maskoer menjelaskan program kerja DPRD di tahun 2015 dan menerima kritik dan saran dari warga.

Yang ditanyakan oleh warga tentang pembangunan fisik seperti jalan lingkungan, normalisasi sungai dan saluran air,rehabilitasi kantor RT RW serta perihal bantuan untuk yayasan pendidikan.  Maskoer menjelaskan bahwa di tahun 2015, kecamatan Bekasi Timur akan mendapatkan beberapa prioritas. Dalam hal pelayanan public, perbaikan kantor kelurahan Aren Jaya dan Bekasi Jaya akan dilanjutkan. Tak luput juga kantor kecamatan Bekasi timur.

M. Kurniawan berharap kedekatan dengan warga terur terjalin dengan baik dan segala kepentingan warga dapat diadvokasi dan diteruskan kepada pihak eksekutif.
“Karena ini reses pertama dan pembahasan apbd 2015 telah selesai dilakukan, kini fokus kami saat ini adalah adalah; pertama  melakukan sosialisasi program-program pembangunan yang sudah dan akan dilakukan. Yang kedua konsolidasi awal dalam rangka persiapan pembahasan  musrenbang 2016.” Ucap Maskoer atau  M. Kurniawan di hadapan warga.

Acara reses itu bertempat di gedung RW 10 kelurahan Duren Jaya. Dihadiri oleh perangkat pemerintahan seperti Drs Nadih Camat Bekasi timur dan Fitri Lurah Duren Jaya.  Tokoh-tokoh masyarakat seperti Haji Angga, drs Kamidi, Haji Ulam, Haji Ibrahim dan Haji Sapto. Serta warga masyarakat Duren Jaya. (dens/eas)

Be the first to comment on "Aleg Kurniawan Serius Perjuangkan Pembangunan Bekasi Timur"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*